Client
TPA Sarbagita Bali
Nama Proyek
AOP (Advanced Oxidation Processes)
Lokasi
Bali
Tanggal
30 July 2018
Teknologi Advanced Oxidation Process untuk Pengolahan Air Lindi
APA ITU AIR LINDI?
Air lindi merupakan limbah cair yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan mengandung polutan organik tinggi. Salah satu ciri khas air lindi yaitu memiliki rasio BOD/COD yang rendah, untuk rasio BOD/COD yang kurang dari 0,4 proses pengolahan terbaik dilakukan secara fisik-kimia. Salah satu pengolahan fisik-kimia yang bisa diterapkan yaitu dengan proses oksidasi lanjutan atau dikenal dengan Advanced Oxidation Processes (AOP) dengan menerapkan penggunaan oksidator kuat seperti ozon (O3).
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI AOP DI TPA SARBAGITA BALI
Berdasarkan pengalaman proyek yang telah kami lakukan di beberapa TPA yang ada di Indonesia,proses pengolahan air lindi secara konvensional dan penerapan proses biologi belum sepenuhnyamampu mengolah air lindi hingga dengan efektif dan efisien. Salah satu TPA yang sudah menerapkanproses AOP Adalah TPA Sarbagita Suwung di Denpasar, Bali.
TPA Regional Sarbagita Suwung Adalah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang berlokasi di wilayah Suwung, Kota Denpasar, Bali. Timbulan sampah yang masuk dan dikelola di TPA menghasilkan cairan berupa air lindi. Sebelumnya, TPA Sarbagita Suwung sudah memiliki Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) dengan proses pengolahan secara konvensional menggunakan bak-bak berukuran besar dan pada Tahun 2018 dilakukan perbaikan secara menyeluruh pada IPL eksisting dengan menambahkan proses AOP untuk meningkatkan efektifitas dari proses pengolahan lindi. Artikel ini akan membahas implementasi proses AOP menggunakan Ultimate oxidation System (UOS) dalam Project Revitalisasi Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) di TPA Regional Sarbagita Suwung, Kota Denpasar Bali untuk mengolah air lindi lebih efektif dan efisien.
KARAKTERISTIK AIR LINDI DAN MENGAPA METODE BIOLOGI SAJA TIDAK CUKUP
Sama seperti TPA pada umumnya, TPA Sarbagita juga menghasilkan air lindi dan gas pada proses dekomposisi sampah organik. Berdasarkan geografisnya, air lindi dari TPA Sarbagita ini sangat berpotensi mencemari area pesisir Pantai dan hutan mangrove disekitar Suwung, Denpasar Bali. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengolahan air lindi yang baik sebelum dibuang ke badan air untuk mencegah efek negatif terhadap lingkungan sekitar. TPA Sarbagita menghasilkan debit air lindi maksimal 350 m 3 /hari.
Air lindi pada inlet maupun outlet pada IPL TPA Sarbagita berwarna coklat gelap dan pekat yang menunjukkan bahwa hasil dekomposisi berasal dari senyawa asam humic dan fluvic. TPA Sarbagita termasuk dalam kategori landfill tua karena sudah beroperasi lebih dari 10 tahun. Pada tahap ini, kualitas air lindi cenderung stabil namun tetap mengandung polutan dalam kadar tinggi. Air lindi dari landfill tua umumnya memiliki ciri khas berwarna coklat gelap dengan pH bersifat basa (pH > 8). Kondisi ini menandakan bahwa meskipun proses dekomposisi organik telah berlangsung cukup lama, masih terdapat senyawa-senyawa yang sulit terurai (Kartikasari et.al, 2020).
Metode pengolahan lindi yang umum digunakan di Indonesia saat ini adalah kontak stabilisasi, dipilih karena kemudahannya dan kondisi iklim tropis yang cukup panas. Namun, salah satu kelemahan dari pengolahan secara biologi adalah membutuhkan lahan yang luas. Selain itu, karakteristik lindi dapat berubah seiring dengan umur timbulan sampah, sehingga proses pengolahan harus dapat menyesuaikan dengan perubahan ini. Lindi dianggap sulit untuk diolah secara langsung melalui metode biologis (Sururi et al., 2014).



APA ITU ADVANCED OXIDATION PROCESS DAN PRINSIP KERJA SISTEM KOMBINASI OZON DAN SINAR ULTRAVIOLET (UV)
Advanced Oxidation Process (AOP) merupakan teknik yang dapat diterapkan untuk menyisihkan warna, mengurangi kandungan bahan organik, serta merubah air lindi menjadi lebih mudah di degradasi (Sururi et al., 2014). AOP dapat disebut teknologi yang dikembangkan dari metode oksidasi konvensional dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses oksidasi dalam menguraikan senyawa pencemar, terutama senyawa organik yang sulit terdegradasi.
Teknologi ini bekerja dengan menggabungkan beberapa jenis oksidator kuat, seperti ozon (O?), hidrogen peroksida (H?O?), dan/atau sinar ultraviolet (UV), yang dalam reaksinya mampu menghasilkan radikal hidroksil (OH•). Radikal hidroksil ini dikenal sangat reaktif untuk proses penguraian air limbah dengan menggunakan oksidator kuat dan memiliki kemampuan oksidasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan oksidator tunggal, sehingga mampu merombak ikatan kimia kompleks dalam senyawa polutan menjadi senyawa yang lebih sederhana, bahkan hingga menjadi karbon dioksida dan air (Sari et al., 2017). Oksidator kuat yang dipakai dapat berupa campuran ozon dengan hidrogen peroksida (O3 + H2O2), ozon dengan sinar ultra violet (O3 + UV), dan campuran hydrogen peroksida dengan sinar ultra violet (H2O2 + UV) (Nugroho & Ikbal, 2005).
Proses AOP yang diterapkan di TPA Sarbagita menggunakan kombinasi oksidator berupa ozon (O3), Hidrogen peroksida (H2O2) dengan paparan sinar ultraviolet (UV) untuk menghasilkan hidroksil radikal (OH0). Kombinasi ini digunakan dengan tujuan untuk mendapatkan proses pembentukan hidroksil radikal yang lebih banyak dan lebih cepat, sehingga prosesnya menjadi lebih efisien.

HASIL UJI LAPANGAN PROYEK : EFISIENSI PENURUNAN COD DAN PENGHILANGAN WARNA
Untuk menguji efektifitas dan efisiensi aplikasi proses AOP untuk pengolahan air lindi di TPA Sarbagita, sebelum di bangun unit real dengan kapasitas sesungguhkan, terlebihdahulu dilakukan uji secara Pilot Plant menggunakan unit pilot berukuran 25-50 liter/batch. Proses uji pilot dilakukan sebelum proses konstruksi menggunakan sampel real langsung di Lokasi TPA Sarbagita pada Tahun 2018. Proses uji pilot bertujuan untuk menentukan dosis optimum dari setiap oksidator yang digunakan yaitu ozon (O3), Hidrogen peroksida (H2O2) dan sinar UV.


Setelah uji pilot plant diperoleh hasil olahan optimum sesuai dengan Tabel 2. Dimana proses pengolahan dilakukan selama 2 Jam dan diperolej hasil yang baik terlihat dari persentase removal COD mencapai 92% dan TSS mencapai 98% dan keduanya telah memenuhi baku mutu PERMNLHK no.59 Tahun 2016. Secara visual juga terjadi perubahan yang signifikan terhdap warna air lindi dari inlet yang coklat pekat mendekati hitam berubah perlahan menjadi kemerahan pada proses 1 jam dan menjadi bening kekuningan pada akhir proses 2 jam. Dari hasil uji pilot dilanjutkan scale up ke unit real yaitu UOS yang didesign dengan kapasitas 350 m3/hari dan mulai dilakukan konstruksi sejak 2018 hingga 2019.
Setelah proses konstruksi selesai dan seluruh proses pengolahan sudah dapat peroperasi maka dilakukan uji lapangan (test commissioning) untuk melihat hasil pengolahan air lindi dengan menggunan UOS secara real dan kontinu. Hasil pengolahan ai lindi menggunakan UOS sebagai berikut:

Hasil outlet dari pengolahan IPL eksisting TPA Sarbagita sesuai Tabel 1. Terlihat belum memenuhi baku mutu sesuai dengan PERMNLHK No.59 Tahun 2016, oleh karena itu untuk menyempurnakan prosesnya dilakukan dengan penambahan UOS. Proses UOS didesign dengan kapasitas maksimum 350 m3/hari dengan waktu proses (HRT) mulai dari inlet hingga ke outlet membutuhkan waktu 2 – 4 jam tergantung dengan kondisi inlet yang masuk. Dalam proses yang sangat singkat proses UOS terbukti mampu mengolah air lindi dengan baik, terlihat dari hasil uji yang disajikan pada Tabel 2 dimana Tingkat efisiensi removal untuk parameter BOD dan COD sebesar 93% dan secara visual terlihat pada Gambar 5, warna dari air lindi berubah dari awal coklat pekat menjadi bening kekuningan. Hasil olahan UOS sudah memenuhi baku mutu sesuai PERMNLHK No.59 Tahun 2016.

Hubungi kami untuk konsultasi gratis!
PT Zefa Valindo Jaya
Kawasan Pergudangan & Perdagangan Sentra Niaga 5
Blok SN5-1 No. 12 Pusaka Rakyat, Tarumajaya
Kota Harapan Indah, BEKASI 17214,
West Java - Indonesia
Phone : +6221 8873 531
Email : info@zevanya.com
Copyright © 2026. PT Zefa Valindo Jaya | Water & Air Treatment Solution